Investment

Partisipasi NEPI Terhadap Ketahanan Energi Nasional

img title

Jakarta, petroenergy.id - PT. Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI) berencana menanamkan investasi sebesar US$ 2 Milyar dalam tempo lima tahun ke depan. Dana tersebut akan dialokasikan untuk membangun Kawasan Integrasi Industri Minyak dan Gas di Tanjung Pecinan, Situbondo Jawa Timur dan LNG Receiving terminal di Cilegon, Banten.

Demikian disampaikan CEO PT. Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI), Junaidi Elvis, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurutnya “Pembangunan kedua project tersebut dalam rangka partisipasi swasta meningkatkan Ketahanan Energi Nasional yang selama ini untuk operasional sekitar 18 sampai 22 hari, yang akan ditingkatkan menjadi 30 hari,” ujarnya Elvis kepada PE.

Elvis menambahkan, pemerintah juga berencana akan membangun “buffer stock” untuk meningkatkan ketahanan energi selama 30 hari. Dengan kedua rencana tersebut, maka ketahanan energi nasional ke depan mencapai 60 hari. “Partisipasi NEPI adalah membangun Kawasan Integrasi Industri Minyak dan Gas di Tanjung Pecinan, Situbondo, Jawa Timur dan LNG Receiving Terminal, di Cilegon 

Pembangunan LNG Receiving Terminal di Cilegon, kata Elvis, saaat ini sedang  memasuki Tahap AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan). Bila tidak ada aral melintang, pertengahan tahun ini memasuki tahap kontruksi dan diperkirakan akhir 2017 project ini mencapai tahap Commercial Operations Date (COD). Proyek ini menelan biaya US$ 200 juta.

Sementara Project Kawasan Integrasi Industri Minyak dan Gas di Tanjung Pecinan, Situbondo, Jawa Timur berada di atas lahan 400 ha. Di atas lahan tersebut akan dibangun Condensate Processing Plant, LPG Refrigerated Tank Storage, LNG Receiving Terminal dan Regasification Unit, Oil Storage Tanks Terminal, dan Pembangkit Tenaga Listrik 500 MW (Gas Combined Cycle Power Plant). Nilai investasi yang ditanam dalam project ini mencapai US$ 1,8 milyar yang dilaksanakan bertahap lima tahun ke depan.

Lebih lanjut ditambahkan, project LNG Receiving Terminal di Cilegon nantinya akan mensuplai kebutuhan gas alam di Indonesia Bagian Barat, sedangkan Kawasan Fasilitas Industri Minyak dan Gas di Situbondo, Jawa Timur akan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan Ketahanan Energi Nasional. Dan juga untuk memenuhi kebutuhan Pertamina dalam pengadaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di Indonesia Bagian Timur.

Kedua project ini, kata Elvis, merupakan proyek Penanaman Modal Asing (PMA) dari PT Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI) selaku anak perusahaan Nusantara Energy Resources Pte. Ltd yang bekerjasama dengan VITOL Asia.

(yuniman)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category