Maritime

Optimalisasi VTS Batulicin Butuh Peran Stakeholder

img title

Batulicin, petroenergy.id -- Vessel Traffic Service (VTS) Batulicin sudah diterapkan sejak beberapa waktu terakhir. Namun optimalisasi sistem VTS bagi pelayaran di wilayah itu butuh peran serta pemangku kepentingan.

"Operasional VTS Batulicin dilaksanakan dengan dukungan semua pihak terkait di area kerja VTS dan harus ikut berpartisipasi mengoptimalkan untuk kepentingan keselamatan dan keamanan pelayaran," jelas Kepala Seksi Peralatan Subdit Telkompel, Ditnav, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Erika Marpaung di ruang pertemuan PT. Pelindo III Cabang Kotabaru, beberapa hari lalu.

Hal itu dikataan Erika.saat memberikan pemaparan di acara sosialisasi  Penerapan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Jasa Kenavigasian VTS dan penerapan Standar Operasional Prosesur (SOP) kepada para stakeholder seperti Perusahaan Pelayaran, Pengelola Terminal Khusus dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kadisnav Kelas II Banjarmasin, KSOP Kelas IV Kotabaru, UPP Satui, UPP Sebuku, UPP Tanjung Batu, GM PT. Pelindo III Cabang Kotabaru serta jajaran.

Lebih lanjut, VTS Batulicin kata Erika juga harus memberikan pelayanan maksimal kepada kapal yang akan masuk dan keluar dari pelabuhan di wilayah kerja Batulicin. "Beberapa layanan informasi yang harus diberikan di antaranya penyiaran berita meteorologi, kondisi SBNP di alur dan perairan sekitar pelabuhan, termaauk informasi kondisi lalu lintas kapal dan lainnya," tutur Erika.

Dia juga meminta kepada pengguna jasa dan perusahaan pelayaran untuk melaporkan data pra kedatangan dan pra keberangkatan kepada stasiun VTS.

Dalam pelayanan jasa kenavigasian VTS, ditambahkan dia, ada jasa PNBP sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 2016 dan pelaksanaannya pemungutannya seauai dengan Peraturan Dirjen Perhubungan Laut NOMOR: HK.103/2/14/DJPL-16. "Penerapan PNBP juga sudah dilakukan di beberapa VTS," kata Erika.

Adapun pungutan PNBP terhadap jasa VTS wilayah Batulicin dan Kotabaru terhitung mulai tanggal  01 Agustus 2017. Pelaksanaan sosialisasi telah berlangsung dengan baik dan seluruh stakeholder dapat mengerti dan memahami selanjutnya pelaksanaan di lapangan. 

Sebagai informasi, VTS pelabuhan yang sudah menerapkan PNBP di antaranya Pelabuhan Teluk Bayur, Batam, Belawan, Makassar, Samarinda, Balikpapan, Palembang, Tanjung Priok, Merak, Semarang, Bitung, Surabaya, Sorong, Palembang, Dumai, Lembar, Banjarmasin, Benoa, dan Pelabuhan Teluk Bintuni. (san)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category