Oil & Gas

ONWJ Ke Depan Akan Dikelola Sepenuhnya Oleh Pertamina

img title

Jakarta, petroenergy.id - Pemerintah menyatakan hak kelola blok migas Offshore North West Java (ONWJ) 100 persen oleh PT Pertamina (Persero) setelah kontraknya berakhir Januari 2017. Pemerintah menilai, apabila dikelola Pertamina maka hasil yang diperoleh lebih besar dan Pemerintah juga dapat mengendalikan hasil produksinya.

Menteri ESDM Ignasius Jonan di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (22/12), mengatakan, dengan akan berakhirnya kontrak blok offshore tersbut Januari 2017, maka ke depan dikelola sepenuhnya oleh Pertamina. “Esensinya itu bahwa ini kan barang sudah jalan, lebih baik ini dikelola Pertamina, dengan hasil yang lebih besar dan kita juga bisa mengendalikan hasil produksinya lebih baik. Sebenarnya nggak apa-apa   kan kasih Pertamina,  perusahaan negara,” katanya.

Blok migas ONWJ saat ini  dikelola oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ bersama Energi Mega Persada ONWJ Ltd dan Kufpec Indonesia. Kontrak akan berakhir 18 Januari 2017.  

Mengenai skema yang akan diberlakukan untuk kontrak baru  Blok ONWJ, Jonan mengatakan, apabila  aturan mengenai skema bagi hasil (gross split) selesai sebelum penandatanganan kontrak baru Blok ONWJ, maka bisa ada kemungkinan Blok ONWJ akan diberlakukan dengan skema tersebut.   Sebaliknya apabila belum rampung ketika kontrak ditandatangani, maka akan menggunakan kontrak bagi hasil dengan cost recovery.  

Pada 2015, Blok ONWJ membukukan produksi minyak 40.000 barel per hari (BOPD). Sedangkan produksi gas tahun 2015 mencapai 178 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) melampaui target WP&B 2015 sebesar 175 MMSCFD. Tahun ini, SKK Migas menetapkan target produksi PHE ONWJ sebesar 37.300 BOPD dan 163 MMSCFD.  (mk)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category