Business

NO Cost To GOI Bisa Jadi Solusi Krisis Cadangan Energi

img title

Jakarta, Petroenergy.id -- Pemerintah Indonesia seharusnya dapat
berpikir secara nasionalis dan memperhatikan kepentingan masyarakat
luas. Pemerintah juga harus bisa mendapatkan dana untuk merealisasikan
proyek-proyek yang terkait dengan kepentingan publik.

Pemerintah juga perlu memberikan edukasi untuk masyarakat luas dalam
hal keamanan energi nasional. Sebab keamanan energi nasional
merupakan kebutuhan nasional juga. “Ini berdasarkan pengamatan dan
observasi pribadi,” ungkap Jeff Wilson, Analis Synergy Solution dalam
sebuah seminar beberapa waktu lalu di Jakarta.

Apalagi peningkatan keamanan energi negara merupakan masalah waktu dan
tidak dapat menunggu hingga pemerintah mempunyai dana. Salah satu yang
menjadi solusi dengan cara No Cost to GOI.

Dijelaskannya, ada tiga rencana aksi dan implementasi yang bisa
dilakukan. Yang pertama adalah; Mandatori 30 hari Operational Reverse
(OPR) yang dimulai pada tahun 2015 dan diselesaikan pada 2018/19
dengan dipraktikkan ke dalam seluruh mitra penjual. Kemudain 30 hari
selanjutnya menempatkan cadangan (reverse) dengan Buffer Reserve
Functionality (FOR). (3) Mendorong Leve Playing Field Competition
(LPFC)

Terakhir adalah merencanakan untuk memperbaiki atau memitigasi
kekurangan pendanaan keamanan energi dan resiko dengan memaparkan No cost to GOI  kepada pemerintah Indonesia dan dapat diimplementasikan
dalam level manapun . “Semua hal diatas penting untuk memitigasi
keamanan energi nasional,” tukasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category