Oil & Gas

Minggu Depan, Luhut Bahas Lapangan Jangkrik Dengan Pemangku Kepentingan.

img title
 
 
 
Jakarta, PetroEnergy.id – Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, akan menyasar dan mempercepat 32 item atau program yang ada di Kementerian ESDM. "Tapi fokus 10 item dulu pada tahun ini, dengan di antaranya Blok East Natuna, Blok Masela, Blok Mahakam, IDD Bangka dan lapangan Jangkrik. 
 
Mengenai lapangan Jangkrik, Luhut menyatakan di area  ini menyimpan potensi gas yang bisa langsung memberikan manfaat bagi masyarakat. "Gas area Jangkrik akan di alokasikan untuk pembangkit listrik berkapasitas 350 Mw di Batam. Ini akan segera dibahas dengan PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan Dirjen Listrik minggu depan," tegas Luhut kepada awak media Kamis 18 Agustus 2016.
 
Asal tahu saja, Proyek Jangkrik berlokasi di Blok Muara Bakau, Selat Makassar, sekitar 100 kilometer di timur Balikpapan. Luas lapangan Blok Muara Bakau ini awalnya adalah 1.807 km persegi, namun sekarang  tinggal 1082 km persegi. Terdapat dua lapangan dalam proyek ini yakni Lapangan Jangkrik dan Lapangan Jangkrik North East yang berada pada kedalaman 400 meter di bawah permukaan laut.
 
Work commitment Blok Muara Bakau ini sebesar USD 23,1 juta dalam 3 tahun dan USD 35,6 juta dalam 6 tahun. Pemegang saham Blok ini antara lain; 55% Eni, 33% Gdf dan 11.67% Saka. (adi)
ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category