Other

Menteri Jonan: BJ Habibie Tokoh Perkembangan Teknologi Modern di Indonesia

img title

Petroenergy.id, Jakarta – Bangsa Indonesia berduka, Presiden Ketiga Republik Indonesia Bacharudin Jusuf Habibie atau yang biasa dikenal BJ Habibie tutup usia pada Rabu (11/9) dalam usia 83 tahun. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan BJ Habibie merupakan salah satu sosok yang ia kagumi sejak masa sekolah menengah.

Beliau adalah sosok yang selalu memberi inspirasi pengembangan teknologi dan kedirgantaraan di Indonesia. "Saya mengenal BJ Habibie sejak duduk di sekolah menengah, jadi sekitar saya umur belasan tahun dan Beliau sudah menjadi Menristek. Beliau selalu memberikan inspirasi pengembangan teknologi dan membawa semangat bangsa ini untuk membangun kedirgantaraan kita," ujar Jonan.

"Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) dan beberapa industri strategis merupakan inisiatif dari Beliau," lanjut Jonan.

Jonan menambahkan, dalam beberapa kali pembicaraan dengan Beliau, banyak nasehat yang diberikan tentang bangsa ini agar dapat lebih maju dan dapat mengikuti perkembangan teknologi. Yang paling berkesan dari BJ Habibie di mata Jonan adalah Beliau merupakan sosok yang memiliki semangat tidak pernah padam hingga Beliau wafat di usia 83 tahun.

"BJ Habibie, jika bicara semangatnya masih seperti dulu, tidak pernah pudar semangatnya, dan ini merupakan pelajaran yang sangat penting. Kita masih harus tetap semangat meski usia kita bertambah terus," ujar Jonan.

Sebelum berpulang, Habibie ditangani 44 dokter yang tergabung dalam tim dokter kepresidenan. Mereka adalah para dokter spesialis dari berbagai bidang, dari ahli jantung hingga otak. Kondisi Habibie memang dikabarkan menurun dalam beberapa tahun terakhir.

BJ Habibie bukan saja tokoh nasional namun juga bagian dari tokoh dunia. Wafatnya beliau tak hanya menorehkan duka bagi Tanah Air, tapi juga dunia internasional. Sejumlah media asing turut memberitakan kepergiannya ke haribaan Sang Pencipta.

"Indonesia sebagai bangsa kehilangan seorang tokoh yang mendorong perkembangan teknologi modern di Indonesia. Beliau adalah cikal bakal sosok nasional yang mendorong penggunaan atau penciptaan komponen dalam negeri (Tingkat Kandungan Dalam Negeri/TKDN). TKDN itu yang mendorong Beliau. Beliau itu tokoh yang luar biasa," tutup Jonan.

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category