Business

Menjadikan Harga Gas Lebih Fair

img title

Jakarta, petroenergy.id - Agar harga gas di hilir migas nantinya  lebih fair bagi konsumen, saat ini pemerintah tengah menyusun Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) tentang Harga Jual Gas Bumi Pada Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi.  

Menurut IGN Wiratmaja Puja, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, saat ini harga di hulu dengan di hilir migas terjadi perbedaan yang cukup lebar.Sebagai contoh, harga di hulu hanya US$ 6 per juta british thermal unit (MMBTU), namun tiba di konsumen  mencapai US$ 14 per MMBTU.

“Padahal jaraknya hanya 20 sekian kilometer. Ada transaksi berlapis, yang masing-masing mengambil keuntungan. Ini yang kita tata supaya ke depan ada regulated margin,” kata Wiratmaja seperti dimuat laman Ditjen Migas.

Menurut Wiratmaja, keadaan yang terjadi saat ini, merugikan industri hulu migas karena harus menanggung resiko besar, termasuk juga di laut dalam yang biaya mengebornya bisa mencapai US$ 80 juta.

Dengan adanya aturan penataan harga jual di hilir migas, margin niaga dibatasi hanya 7% ditambah toll fee. “Ini supaya harga gas di hilir lebih fair untuk pengguna,” ujarnya. (san)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category