Investment

Marwan Batubara: Kementerian ESDM Belum Sejalan dengan Pelaku Usaha

img title

Jakarta, petroenergy.id - Direktur Eksekutif Iress, Marwan Batubara menyatakan, iklim investasi sektor energi cenderung tidak kondusif dikarenakan adanya berbagai  intervensi - dominasi kementerian terkait, Kementerian Keuangan misalnya.

Disamping itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku Kementerian Teknis masih belum sejalan dengan pelaku usaha. Sebagai contoh, tidak diresponnya usulan-usulan yang disampaikan oleh para pelaku usaha.

Ketika berbicara pada acara Focus Group yang diprakarsai oleh Indonesian Petroleum Association (IPA) di Bimasena Jakarta, Selasa (10/5), Marwan Batubara mengusulkan agar Presiden Joko Widodo turun tangan dalam mengatasi intervensi tersebut. "Harus Bapak Presiden turun langsung. Kalau Kementerian terkait sudah lama tapi masih begini-begini saja," kata Marwan Batubara.

Menurutnya, kesediaan Presiden Joko Widodo mengambil tindakan seperti mengatasi kemelut Blok Masela pada beberapa waktu lalu, dapat menjadi pemicu berkembangnyan kembali industri migas nasional.

“Jadi, Presiden langsung bicarakan sama menteri-menteri terkait, agar mereka (menteri-red) mau mendengar!,” kata Marwan Batubara.

Pada bagian lain Marwan Batubara merekomendasikan beberapa hal, yaitu percepatan undang-undang (UU) Migas baru yang antara lain berisikan, pertama dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sesuai konsep penguasaan negara dalam konstitusi, kedua pengaturan BUMN Migas secara khusus (lex specialist) terlepas dari UU BUMN. mulkani

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category