Other

LSM Dukung Keterbukaan Data dan Informasi Migas

img title

Jakarta, PetroEnergy.id-- Maryati Abdillah, Koordinator Publish What You Pay (PWYP) Indonesia menyatakan mendukung usulan KEN (Komite Eksplorasi Nasional) terkait pembukaan data migas serta bukan menjadi objek PNBP. Karena hal tersebut sejalan dengan princip keterbukaan informasi publik dan memberikan kemudahan akses kepada publik untuk menjangkau data-data migas.

"Dengan adanya keterbukaan data migas, publik termasuk peneliti dan geolog dapat saling melakukan verifikasi dan bahkan koreksi data. Hal tersebut merupakan ekosistem yang penting dalam mendorong kebijakan yang berbasis evidence, dan agar publik dapat berpartisipasi lebih luas dalam kebijakan tata kelola migas." kata Maryati kepada PetroEnergy di Jakarta 5 Agustus 2016.

Ia menambahkan, Paradigma data sebagai infrasturktur (dalam tata kelola migas) bukan sebagai komoditas sangat penting. Paradigma ini yang harus terus didorong, agar terjadi check and balance dalam kebijakan dan tata kelola migas.

Upaya yang dilakukan KEN dengan pembukaan data hasil joint study maupun data geokimia merupakan langkah maju untuk mendorong keterbukaan, yang juga telah mengarah pada format open data. Dimana kebijakan open data juga telah menjadi prioritas Pemerintah dalam meningkatkan investasi ekonomi saat ini.

Namun, ujarnya, apa yg dilakukan KEN bersama Pusdatin harus terus dilengkapi dengan law enforcement dari SKKMigas/Kementerian ESDM kepada KKKS untuk menyerahkan data-data migas yang dimilili oleh KKKS. "Sebab data merupakan aset penting dalam kebijakan migas, karena kedaulatan energi kita bisa jadi teletak pada kedaulatan data" tukasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category