Other

LCM PHE WMO – Sinergi dan Komitmen Bersama Pencegahan Covid-19

img title

Petroenergy.id, JAKARTA - Salah satu Anak Perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE), PHE West Madura Offshore (PHE WMO), mengadakan acara Loss Control Meeting (LCM) melalui sarana video conference MS Teams, Senin (27/7) diikuti sekitar 240 peserta, yang turut dihadiri VP QHSSE PHE, Rio Dasmanto, General Manager PHE WMO, Dwi Mandhiri, jajaran manajemen PHE WMO, serta para pimpinan Mitra Kerja PHE WMO.

Dalam sambutan pembukaannya, Dwi Mandhiri menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan LCM kali ini berbeda dengan sebelumnya, dimana saat ini berlangsung ditengah pandemi    Covid-19, maka pada LCM ini membahas tentang Sinergi dan Komitmen bersama dalam rangka Pencegahan Covid-19 di Lingkungan PHE WMO.

Dwi Mandhiri menyampaikan bahwa kondisi yang signifikan berubah di tengah pandemi ini, dimana kita mempunyai kekhawatiran tentang people dan kelangsungan operasi perusahaan. Untuk itu ia berharap agar semua pihak dapat bekerja bersama dalam mencapai keberhasilan operasi perusahaan di tengah pandemi Covid-19 ini. Dalam sambutannya Dwi Mandhiri juga menyampaikan pesan dari Direktur Utama PT Pertamina mengenai Penanganan Penyebaran Covid-19 kepada seluruh peserta LCM.

Dalam kesempatan ini, Rio Dasmanto, VP QHSSE PHE, menyampaikan apresiasi atas upaya pencegahan covid-19 di lingkungan PHE WMO, kinerja HSSE yang baik hingga semester 1 tahun 2020 serta tetap semangat dalam upaya pencapaian target produksi yang sudah ditetapkan baik oleh pemerintah maupun Pertamina. Dampak dari Covid-19 sedikit banyak akan berpengaruh pada jalannya industri upstream yang juga akan berimbas pada produksi migas nasional. “Tantangan upstream terkait covid tidak sederhana, karena saat ini PHE Subholding Upstream mengelola lebih dari 1500 kontrak high risk, termasuk proyek dan lebih dari 40 ribu pekerja frontliners di lapangan.” tutur Rio. Ia juga menyampaikan bahwa yang dapat dilakukan pada saat ini adalah menurunkan resiko serendah mungkin melalui 3 hal, yaitu (1). Bantu cegah penyebaran Covid - diharapkan dari seluruh Mitra Kerja dapat membuat protokol yang mengatur anggotanya ketika tidak dalam posisi bekerja (2). Proteksi kepada pekerja secara maksimal, antara lain dengan menyediakan APD dan membuat protokol-protokol, (3). Menyiapkan respon terhadap kondisi emergency khususnya Medical Emergency Response Plan.

Sehubungan dengan ketiga hal tersebut, PHE telah berupaya mengambil langkah-langkah mitigasi dan berharap risk ownership dari semua pihak yang harus dihadapi bersama-sama. Frontliners di lapangan melakukan pekerjaan seperti biasa dengan protokol yang harus dijalankan. Di akhir arahannya, Rio menambahkan bahwa 3 hal yang diharapkan bagi seluruh pekerja di lapangan, adalah: (1). Personil di lapangan competent dan sehat, (2). Prosedur tersedia dan dipahami, (3). Pastikan peralatan yang layak pakai. Ketiga hal ini harus dimonitor dengan melakukan inspeksi dan komunikasi dengan pekerja.

Dalam acara LCM tersebut diadakan juga pemaparan Kinerja dan Penanganan Program Covid-19 PHE WMO oleh Andy Kurniawan, QHSSE Operations Manager PHE WMO, Sharing Penanganan Program Covid-19 di PT Meindo Elang Perkasa oleh Ady Baswan (East Kalimantan/Handil Operation HSE Manager), pemaparan Penanganan Program Covid-19 oleh dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Kementerian Kesehatan RI serta diskusi dan tanya jawab.

Acara LCM ini ditutup dengan pembacaan Komitmen Bersama yang dibawakan oleh Lerry Wenur, Head of HSE Operations Jakarta, PHE WMO. [babeh/phe.pertamina.com]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category