Business

KPPU Putuskan Husky-CNOOC Madura dan PT COSL INDO Bersekongkol

img title

Jakarta, PetroEnergy.id  - Dalam keterangan tertulis dari KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha ) pada hari Senin (14/11/2016) menyatakan, bahwa dari hasil mendengarkan keterangan saksi, ahli, dan investigator dalam persidangan, akhirnya sidang KPPU bernomor 03/KPPU-L/2016 yang dipimpin Ketua KPPU, Syarkawi Rauf dengan anggota Saidah Sakwan dan Nawir Messi.

Memutuskan Kontraktor Husky-CNOOC Madura Limited dan PT COSL INDO, terbukti bersekongkol dalam proses tender Jack-up Drilling Rig Service for BD. Majelis KPPU menilai Husky-CNOOC dan PT COSL INDO telah memenuhi unsur dalam pasar 22 UU nomor 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Pasal itu berbunyi, pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur atau menentukan pemenang tender sehingga mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.

Majelis KPPU menghukum Husky-CNOOC Madura Limited membayar denda sebesar Rp 12,8 miliar. Sedangkan PT COSL INDO dihukum membayar denda sebesar Rp 11,6 miliar.

Kasus ini berawal dari temuan investigator KPPU terkait dugaan persekongkolan antara Husky-CNOOC Madura Limited dan PT COSL INDO sebagai perusahaan penyedia jasa pengeboran minyak.

Persekongkolan dinyatakan dapat dilihat dari adanya afiliasi antara PT COSL INDO dengan Husky-CNOOC Madura Limited. Padahal PT COSL INDO tidak memenuhi persyaratan personil, dan adanya post bidding.

KPPU menuding Husky-CNOOC Madura Limited mengundang PT ENSCO Sarida Offshore sebagai formalitas dan membuat persyaratan drill pipe yang tidak lazim.

Sementara itu, Husky-CNOOC Madura Limited menyatakan tak ada afiliasi dengan PT COSL INDO. Husky-CNOOC Madura Limited juga membantah seluruh tudingan KPPU. Dari pihak PT COSL INDO menyatakan, afiliasi antara CNOOC Group dan COSL Group dibenarkan menurut hukum dan membantah tudingan KPPU. (adi)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category