Oil & Gas

Kilang Mini Menciptakan Pertumbuhan

img title

Jakarta, PetroEnergy.id- Penundaan proses persetujuan investasi delapan kluster kilang mini di sekitar daerah produksi lifting yang disebabkan ada perbedaan pendapat antara SKK Migas dan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), disayangkan oleh Praktisi Kilang BBM Mini Junaidi Elvis.

“Sangat disayangkan karena adanya kilang mini itu menambah investasi swasta ke daerah, membuka lapangan kerja, menambah stok BBM dalam Negeri. Jadi menguntungkan Negara dan menciptakan pertumbuhan. Harusnya kilang mini didukung penuh,” katanya kepada PetroEnergy.id di Jakarta 1 Juni 2016.

Apalagi kondisi nyata lapangan minyak di Indonesia adalah tersebar di wilayah yang lokasinya terpencil, minim infrastruktur pengangkutan dan pipa. Kemudian transportasi minyak dari lapangan-lapangan tersebut dilakukan dengan cara trucking atau angkutan sungai yang tergantung terhadap ketersediaan armada angkut, kondisi cuaca, dan kondisi sosial-keamanan. “Jadi cluster kilang mini itu membantu mengatasi semua hal diatas,” ujar President Direktur Nusantara Energi Plant (NEPI) ini

Ditambahkannya, keberadaan kilang mini juga membantu menghilangkan permasalahan investasi biaya tinggi , inefisiensi operasi dan ketidakpastian off taker yang menyebabkan lifting minyak bumi keekonomiannya berkurang dari lapangan-lapangan tersebut.

"Jadi mau tak mau kilang BBM mini ini harus dibangun utamanya diberbagai daerah penghasil migas. Sebenarnya kilang BBM mini sama konsepnya dengan PLTU Mulut Tambang. Lalu apa kita mau didikte terus terusan oleh asing dalam pengadaan pengolahan minyak?”, tukas Elvis (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category