Event

Ketahanan Ekonomi Pasca Turunnya Harga Minyak

img title

Surabaya, Petroenergy.id— Mantan Tim Pemberatasan Mafia Migas Faisal Basri menyatakan setidaknya ada 7 pembahasan yang secara garis besar membahas mengenai tantangan bisnis di 2016. Tantangan ini dipengaruhi oleh keadaan politik, perekonomian global yang belum stabil, pertumbuhan ekonomi yang melambat sehingga berdampak pada penurunan
daya beli masyarakat, perubahan kondisi ekonomi pasca jatuhnya harga minyak, dan ketahanan ekonomi Indonesia. Demikian ungkap Faisal dalam acara talkshow bertajuk “Peluang dan Tantangan Bisnis 2016” yang diselenggarakan Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada akhir April 2016 lalu di Hotel Shangri-La, Surabaya.

Faisal menambahkan prospek ekonomi Indonesia di tingkat kawasan ASEAN maupun di tingkat global memang sedang bahaya. Ditambah lagi pertumbuhan perdagangan global melambat sehingga berdampak sangat buruk bagi negara-negara berkembang. Namun posisi Indonesia sebagai 10 produsen barang dan jasa terbesar di dunia, di proyeksi pertumbuhan
PDB Indonesia akan bergerak naik di tahun 2016 ini. Inilah yang harus segera disikapi secara positif dan optimis oleh para pengusaha.

“Memang sudah menjadi tugas pemerintah untuk membuat terobosan untuk menaikan PDB, namun peran pengusaha juga sangat penting dalam memacu perekonomian Indonesia. Pengusaha perlu menggenjot sektor industri barangnya terutama dengan meningkatkan ekspor sebagai sumber pertumbuhan ekonomi” kata Faisal Basri.

Sementara itu, Marketing Divisi Pemasaran MFTBC - KTB, menyatakan akan berjuang bersama dengan senantiasa mendampingi para pengusaha dalam menjalankan bisnisnya.. “Kami di industri juga terus berinovasi dalam layanan purna jual yang menawarkan konsep Zero Down Time, yaitu layanan service kendaraan tanpa mengganggu jam operasional kendaraan,
“ ungkap Duljatmono dalam keterangan pers nya. (adi)

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category