Investment

Kementerian ESDM Umumkan Hasil Kualifikasi Lelang Kilang Minyak Mini di Maluku

img title

Jakarta, petroenrgy.id - Kualifikasi lelang kilang minyak skala kecil atau mini klaster VIII di Wilayah Maluku, rampung. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mejelasan, dari tujuh perusahaan yang mendaftar, hanya lima perusahaan yang lolos ke tahap selanjutnya.

Surat pengumuman hasil kualifikasi Nomor 44/14/DMO/2017 yang ditandatangani Direktur Pembinaan Usaha Hilir Kementerian ESDM Setyorini Tri Hutami, menyatakan lima perusahaan yang lolos adalah PT Alam Bersami Sentosa, PT Tri Wahana Universal, PT Bintuni Cipta Lestari, KSO PT Remaja Bangun Kencana Kontraktor- Changling Petrochemical Engineering Design Co Ltd. Ada juga PT Aliansi Lintas Teknologi, PT Mit Ivel Geoscience, dan KSO PT Harmoni Drilling Services- Oceanus Co Ltd.

Dijelaskan pulu, dari tujuh perusahaan yang mendaftar itu, dua perusahaan yakni PT Bintuni Cipta Lestari dan PT Mit Ivel Geoscience dinyatakan tidak lolos tahap kualifikasi. Lima perusahaan lainnya dinyatakan lolos dan akan mengikuti tahap selanjutnya untuk menentukan calon pemenang. 

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Kementerian ESDM Setyorini Tri Hutami mengatakan, penyebab dua perusahaan yang tidak lolos karena belum lengkap dokumen administrasinya. " Ini baru pra saja, nanti akan ada tahapan perencanaan," kata dia kepada Katadata, Minggu (29/1) kemarin.

Tahapan selanjutnya, menurut Rini  adalah penilaian mengenai rencana perusahaan dalam pembangunan kilang. Prosesnya akan memakan waktu sekitar dua bulan ke depan. Setelah tahapan itu selesai, pemerintah akan mengumumkan pemenang lelang.

Adapun lima Perusahaan yang lolos itu diminta mengambil dokumen pemilihan di Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dengan melengkapi dokumen kartu identitas diri, menunjukkan surat pengumuman hasil seleksi, dan membawa surat kuasa atau surat tugas apabila pengambilan dokumen bukan oleh direksi perusahaan bersangkutan. 

Jika mengacu Peraturan Menteri ESDM Nomor 22 tahun 2016 tentang pelaksanaan pembangunan kilang minyak skala kecil di dalam negeri, terdapat beberapa insentif  seperti penyediaan bahan baku, harga produk dan penjualan hasil produk. Untuk kilang yang dibangun di dalam klaster misalnya, perusahaan dapat memperoleh bahan baku dari lapangan di dalam klaster, termasuk yang berasal dari lapangan minyak marjinal.

Untuk klaster Maluku ini, minyak mentah untuk kilang rencananya berasal dari Lapangan Oseil dan Bula. Tahun 2015, kedua lapangan itu memproduksi minyak sekitar 3.700 barel per hari. (mk)

 

 

 

 

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category