Other

Kejadian Mobil Tanki Terguling, Pertamina Akan Beri Sanksi Tegas Jika Ada Kelalaian

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Pasca insiden tergulingnya truk tanki BBM dan LPG Pertamina dibeberapa wilayah belum lama ini. PT Pertamina (Persero) menyatakan meminta maaf atas kejadi tersebut dan juga akan memberi sanksi tegas jika perusahaan dari vendor distribusi BBM terbukti lalai dan menyalahi prosedur.

"Kami akan berikan sanksi yang tegas jika terbukti ada kelalaian dari prosedur yang harusnya dipatuhi. Sementara kami masih mendalami penyebab dari kejadian kemarin. Jika memang ada human eror maka kami akan berikan sanksi berjenjang. Begitu juga kalau memang kelalaian teknis dari mobil tanki." kata Faris Aziz, VP Supply and Distribution Pertamina kepada PetroEnergy, Jumat 9 September 2016.

"Penegasan ini merupakan komitmen kami menjaga keselamatan operasional dan keselamatan semua pihak." tambahnya.

Sebenaranya, kata Faris, Pertamina sudah menerapkan semua standar prosedur yang ketat baik itu bagi awak mobil atau mobil tanki itu sendiri. PT Pertamina juga menerapkan program kerja keselamatan mobil tangki Pertamina dan mengevaluasi secara berkala.

Untuk awak mobil tanki, Pertamina melakukan pembenahan secara rutin dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM) seperti awak kemudi dan kernetnya yakni sebagai supir pengangkut BBM dilakukan terlebih dahulu dilakukan semacam kursus 6 bulan sekali untuk safety driver dan  dilatih kesabaran berkendara agar saat mengendarai tetap dalam kondisi prima. "Kami juga ada tes alkohol yang ketat untuk semuanya." jelasnya.

Selain itu melakukan medical check up sebelum bekerja setidaknya tekanan darah stabil sehingga awak mobil tetap kondisi fit pada hari itu, terakhir sebelum diberangkatkan dilakukann safety breifing pagi-sore selama 15 menit dan ditutup dengan doa.

Untuk mobil tankinya kita ada sistem manajemen Pertamina memakai Sistem Manajemen Keselamatan Transportasi Darat (SMKTD), Risk Journey Management, dan HSSE Plan Pengelolaan Mobil Tanki. "Kami pakai teknologi GPS juga untuk mengetahui posisi mobil tanki sedang dimana," ujar Faris.

"Bahkan mobil tanki kami dibatasi hanya berusia 10 tahun saja dan selalu mempercanggih semua alat mobilnya. Akan tetapi kami selau siap untuk mengevaluasi kejadian kemarin dan juga memberikan punishment jika memang ada kesalahan dan kelalaian," tandas Faris. (adi)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category