Energy

Jusuf Kalla: Listrik Kebutuhan Pokok Harus Tersedia Merata dan Berkesinambungan

img title

Jakarta, petroenergy.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, listrik adalah kebutuhan dasar karena listrik merupakan sumber kehidupan. Sebab itu volume, kualitas dan kesinambungannya harus terjamin dan merata.

Jusuf Kalla menegaskan hal itu ketika memberikan sambutan pada acara  pembukaan Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional (HLN) ke 71 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (28/9).

“Listrik adalah kebutuhan dasar, listrik merupakan sumber kehidupan, karena tanpa listrik  hampir dapat dipastikan tak ada kehidupan, karena itu penyediaan listrik baik aspek pemerataan, volume dan kualitasnya haruslah terjamin,” kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kallah mengatakan, membangun infrastruktur kelistrikan bukan semata-mata hanya masalah peningkatkan prosentase elektrifikasi semata namun berkaitan dengan keberlanjutan sumber energinya.

Di zaman dahulu, kata Jusuf Kalla, listrik umumnya hanya ada diperkotaan. Namun sekarang ini sudah berubah sejalan dengan zaman dan kemajuan. Di perdesaan dan bahkan di daerah terpencil sekalipun harus sudah mrasakan terangnya listrik.

“Kalau dulu kita bicara sandang, pangan dan papan dan saya kira listrik sudah menjadi kebutuhan dasar manusia, karena listrik sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, hampir-hampir tidak ada kehidupan yang tidak menggunakan listrik,” ujarnya.

Karena listrik sudah menjadi kebutuhan dasar maka pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan harus dapat mewujudkan Catur Cita Ketenagalistrikan yang terdiri dari kecukupan, kompetitif, berkelanjutan dan merata, lanjut Jusuf kalla.

Kalla menambahkan, karena listrik sudah menjadi pendukung kehidupan dasar maka tentu juga menjadi prioritas dasar maka kita harus menjaga jumlahnya, kualitasnya, dan juga kesinambungannya.

Dikalangan industry harga listrik menjadi penentu kompetitifnya sebuah produk. “Kompetisi baik antar negara, antar daerah dan antar industry salah satu komponen yang memenangkan kompetisi itu adalah harga listrik itu sendiri,” jelas Jusuf Kalla.

“Kalau harga listrik kita tinggi, 11 sen, 12 sen per KWh tentu tidak bisa bersaing dengan negara-negara yang lebih rendah. Jadi membangun listrik itu bukan hanya masalah prosentase elektrifikasi saja tapi bagaimana keberlanjutan sumber energinya,”tambah Jusuf Kalla.

Usai membuka Seminar dan Pameran Hari Listrik Nasional ke 71, Jusuf Kalla menyempatkan diri untuk mengunjungi arena pameran, antara lain Wapres mengunjungi Stand-booth PLN, Booth Pertamina, Booth PGN dan Booth Kementerian ESDM. (mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category