Investment

IPA Desak Kementrian Saling Koordinasi

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Marjolijn Wajong, Direktur Eksekutif IPA (Indonesia Petroleum Association) melihat regulasi dari beberapa kementerian yang tidak terkoordinasikan dan tidak terpadu satu sama lain.

“Kini, Indonesia menjadi negara yang kurang menarik bagi investor migas. Padahal pada kondisi pasar seperti ini, Indonesia bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan investasi yang semakin sulit didapatkan. Dan, kebijakan fiskal yang ditawarkan menjadi sangat penting ketika investor membandingkannya dengan peluang proyek di negara lain, terutama untuk proyek-proyek berisiko tinggi.”ujarnya dalam keterangan pers yang diterima hari ini.

Untuk itu, IPA mendesak Pemerintah Indonesia segera menghilangkan atau menghapuskan hambatan-hambatan tersebut, misalnya pengadaan lahan, pemajakan tak langsung, proses pengembalian area kerja dan perizinan.

Selain itu guna memberikan kepastian akan bagaimana bagi hasil KKS antara pemerintah dan kontraktor KKS, hendaknya KKS disetujui menurut post-tax basis; bagi hasil untuk pemerintah didapatkan dari bagian pemerintah terhadap ekuitas migas tersebut ditambah pajak terhadap perusahaan induk dan anak perusahaan di Indonesia.

Untuk menjaga kesepakatan penting ini, pihak pemerintah menanggung dan membebaskan (assumed-and-discharged) pajak lainnya. IPA menghendaki prinsip ini dapat diterapkan untuk tahap eksplorasi dan produksi.

Kepastian pajak akan didapatkan jika pemerintah menerapkan peraturan khusus (lex-specialis) pada rezim pajak untuk industri hulu migas. Insentif pajak seperti ini tentu akan membantu mempromosikan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia.

Insentif tersebut menunjukkan efek yang baik bagi investor yang dapat memberikan nilai tambah dan tingkat pengembalian investasi yang layak—oleh sebab itu, akan mendorong para investor melakukan kegiatan eksplorasi dan pengembangan di Indonesia.

“IPA mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera memulai insentif eksplorasi dan menghapuskan hambatan-hambatan investasi untuk KKS baru dan KKS yang sedang berjalan,” tukas Wajong.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category