Company

Honeywell Tawarkan Teknologi Efisiensi BBM Untuk Otomotif

img title


Jakarta, petroenergy.id-- President Honeywell Indonesia, Alex Pollack, mengatakan hampir 50% produk Honeywell dirancang ramah lingkungan sehingga dapat membantu menjaga kelestarian hidup. Honeywell bertekad di tahun 2019 nanti kami dapat mengurangi emisi gas rumah kaca globalnya dengan tambahan sebesar 10% per dolar pendapatan dibandingkan tahun 2013.

“Kami juga yakin penggunaan teknologi yang ramah lingkungan akan mendorong ekonomi Indonesia. Teknologi ini dapat menghasilkan efisiensi energi jangka panjang, yang akan memangkas biaya produksi tanpa mengorbankan produktifitas. Selain itu, teknologi ini dapat menekan tingkat emisi dan polusi yang tidak baik untuk lingkungan, tapi juga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” kata Alex Pollack dalam acara “Kick-Off Media Briefing Tahun 2017”, di Gedung Menara Prima, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/03/2017).

Lebih lanjut Alex menuturkan, efisiensi energi telah menjadi prioritas pemerintah Indonesia yang telah menetapkan target menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 1% di sektor energi. Pada tahun 2020, Indonesia berencana telah memangkas emisi gas rumah kaca sebanyak 26%. Selain itu, pemerintah bertujuan untuk menerapkan “ekonomi hijau” melalui penggunaan energi terbarukan, transportasi rendah karbon dan teknologi bersih.

“Salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk turut mengurangi emisi gas rumah kaca adalah sektor transportasi. Honeywell berkontribusi pada sektor ini melalui turbocharger otomotif ramah lingkungan, dengan merek Honeywell Garrett® – produk otomotif yang hemat bahan bakar, rendah emisi dan berperforma tinggi.

honeywell-02

Rully Suwandi, Business Development Manager, SEA Region, Honeywell Transportation Systems – sebuah unit bisnis Honeywell yang bergerak di sektor otomotif, menerangkan “Honeywell Transportation Systems (TS) mengerti bahwa industri otomotif perlu didukung oleh teknologi terbaru yang mendorong efisiensi energi.

“Dengan membawa teknologi yang diaplikasikan di Aerospace ke Automotive, Honeywell Garrett® bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 40% di mesin diesel dan 20% di mesin berbahan bakar bensin. Ini membantu produsen otomotif untuk menggunakan mesin yang lebih kecil dan ramping namun memperlihatkan kemampuan layaknya mesin besar,” terang Rully.

Honeywell Garrett® merupakan pioneer di industri turbocharger, memiliki portfolio terbesar di dunia dengan lebih dari 9000+ referensi produk yang dapat memenuhi kebutuhan seluruh tipe kendaraan, dengan lebih dari 100 aplikasi baru diluncurkan setiap tahunnya.

Pada kesempatan Media Briefing ini Honeywell juga menekankan bahwa saat ini adalah era penting penggunaan turbocharger, termasuk di Indonesia.

“Hal ini sejalan dengan perhatian pemerintah yang sangat tinggi terhadap masalah emisi gas buang, rencana pemerintah untuk mengurangi emisi serta penggunaan teknologi ini juga dapat mendukung dari segi ekonomi dan performa dalam berkendara. Selain mendorong efisiensi energi di industri otomotif,portofolio Honeywell juga mendukung hidup berkelanjutan,” pungkas Rully. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category