Other

HBA Batubara Melemah 15,2%

img title

Jakarta, petroenergy.id - Harga batubara acuan (HBA) Januari 2017 melemah 15,2% dari US$101,69 per ton pada Desember 2016 menjadi US$86,23 per ton di Januari 2017. Penyebabnya, adanya  kebijakan dalam negeri China dan Australia.

Menurut Sujatmiko, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, China diduga mengatur perdagangan batu bara (trade coal) dengan kalori 6.322 (kkal/kg) agar berada di bawah level US$ 100 per ton. Akibatnya harga batu bara domestik China terus turun. Penurunan harga juga dipengaruhi  yuan atau reninmbi, mata uang China, yang kian melemah.

Kebijakan pemerintahan Austraia  terkait pajak impor juga turut menekan harga komoditas batubara. Pajak impor batu bara Australia dengan kualitas seperti produk China, menurut Sujatmiko,  menjadi 0% dari semula 2%.

Kendati HBA Januari turun, posisi tersebut masih jauh lebih tinggi dari harga rata-rata tahun lalu. Karenanya, Kementerian ESDM tetap fokus untuk menargetkan produksi batu bara tahun ini sebesar 413 juta ton.

Bambang Gatot Aryono, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, beberapa waktu lalu mengatakan peningkatan produksi tahun ini disebabkan oleh banyaknya Izin Usaha Pertambangan (IUP) skala kecil yang sudah memasuki masa eksploitasi.

Produksi batu bara sangat penting agar Pendapatan Negara  Bukan Pajak (PNBP) Mineral dan Batubara tahun depan sebesar Rp 45,2 triliun bisa dicapai. (san/*)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category