Business

Harga Pertamax Naik Berdasarkan MOPS Singapura

img title

Jakarta, petroenergy.id - Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang, menjelaskan bahwa intervensi pemerintah dalam penentuan harga BBM ada pada bentuk pembatasan margin keuntungan maksimal 10 persen.

"Itu bentuk campur tangan pemerintah, walaupun (harganya) yang menetapkan badan usaha," kata Ahmad di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/1).

Diakuinya, Pertamina telah menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax Series pada 5 Januari 2017 lalu.

Kenaikan ini, kata Ahmad Bambang, perlu dilakukan karena beberapa indikator penentu harga BBM telah naik. Apalagi ada ketentuan harga jenis BBM non-subsidi harus dievaluasi setiap dua minggu.

Pada evaluasi dua mingguan, Pertamina mencatat harga rata-rata Mean of Platts Singapore (MOPS) naik sekitar 6,8 persen. Faktor lain di luar itu adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga melemah 6,5 persen.

Berdasarkan perhitungan Pertamina, seharusnya harga Pertalite dan Pertamax Series naik Rp 500 per liter. Namun, Pertamina hanya menaikkan Rp 300 per liter. “Kami ini entitas bisnis, tidak boleh rugi. Kami ambil untung juga masih di bawah 10 persen,”kata  Ahmad Bambang.

Ahmad Bambang yakin, adanya kenaikan harga BBM nonsubsidi sebesar Rp 300 per liter tidak akan terlalu membebani daya beli masyarakat. Apalagi, katanya, kondisi yang lebih parah pernah terjadi sebelumnya. Pada akhir tahun 2014, harga Premium pernah mencapai Rp 8.500 per liter dan saat itu masyarakat juga masih tetap mampu membelinya.

Menurutnya, jika harga BBM terlalu murah bisa berakibat pada pola konsumtif masyarakat terhadap BBM boros. “Terlalu murah energi membuat masyarakat juga boros,” ujarnya.

Kebijakan Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi ini mendapat kritik dari Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB). Dalam keterangan persnya, KM ITB menganggap penetapan harga BBM nonsubsidi oleh badan usaha melalui mekanisme pasar merupakan pelanggaran. (mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category