Global

GE Bermitra Dengan KAI Modernisasi Lokomotif Dan Jaringan Rel

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Mohamed Butt, Asia Pacific Director, GE Transportation, mengatakan, "GE ‎tetap berkomitmen memodernisasi armada PT KAI yang saat ini terdiri dari lebih ‎dari 350 lokomotif bertenaga diesel dan lokomotif bertenaga diesel-listrik d‎ari GE. Kami juga mendukung PT KAI dengan perjanjian jangka panjang untuk ‎pemeliharaan dan perbaikan lokomotif PT KAI." katanya di Jakarta 18 Oktober 2016.

Butt menekankan bahwa memiliki lokomotif yang berfungsi baik memang penting, ‎namun digitalisasi kereta api merupakan kesempatan terbesar di industri saat ini. Ia menambahkan, "Perubahan akan terjadi bagi operator perkereta-apian ‎seperti PT KAI yang memanfaatkan teknologi digital untuk mengambil tindakan
yang akan mengoptimalisasi hasil, termasuk efisiensi bahan bakar dan ‎kecepatan dengan tujuan mengurangi emisi dan downtime atau kegagalan operasi
alat. ‎

Pilar utama dalam hal ini adalah GE Transportation Rail Connect 360 yang ‎mengintegrasi,mengotomatisasi, dan mengoptimalisasi pekerjaan pelanggan ‎kami dengan menyediakan wawasan saat itu juga dan berbasis data. Pada ‎akhirnya, piranti lunak memberikan pelanggan kami kemampuan untuk memusatkan ‎perhatian pada hal-hal yang paling penting, yaitu menolong mereka membuat ‎keputusan secara cepat dan penuh informasi untuk mengembangkan bisnis ‎mereka.

Butt mengatakan, "Kami bermitra dengan PT KAI untuk berfokus pada masa ‎depan, maka dari itu kami terus berkomitmen untuk menggunakan teknologi ‎digital yang dapat membawa kereta api Indonesia ke perbatasan berikutnya, ‎serta untuk secara signifikan meningkatkan konektivitas dalam negeri ‎Indonesia."

Edi Sukmoro, President Director PT KAI mengatakan, "Sudah lebih dari 70 tahun kereta api Indonesia ‎terbukti menjadi faktor penting bagi pertumbuhan negara. Saat ini, kereta ‎api Indonesia berfungsi sebagai tulang punggung utama sistem transportasi ‎darat kami, membawa lebih dari 200 juta penumpang dan hampir 30 juta ton k‎argo setiap tahun. Meskipun Rencana Induk Kereta Api kami akan memastikan ‎adanya peningkatan jaringan rel kereta api hingga dua kali lipat, yaitu dari ‎5.000 km menjadi 12.100 km di tahun 2030, kami juga perlu terus ‎memperhatikan efisiensi armada, emisi yang lebih rendah, penghematan biaya ‎yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan keamanan kereta api. Untuk ‎merealisasikannya, kami bekerja sama dengan GE."tandasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category