Investment

Exxon Mobil Tunggu AMDAL Untuk Naikkan Produksi Lapangan Banyu Urip

img title

Bojonegoro, petroenergy.id –  Vice President Public and Government Affairs Exxon Mobil Indonesia Erwin Maryoto menyatakan, siap saja jika Exxon Mobil Cepu diminta untuk menaikkan produksi.

“Sebagaimana kita tahu, ada permintaan dari Pemerintah dan Komisi VII DPR RI untuk menaikkan produksi. Ditahun depan, kita siap saja. siap saja memaksimalkan produksi lapangan Banyu Urip sampai 200 ribu barel per hari (bph) tahun depan. Sebenarnya, peningkatan produksi sudah dimasukkan dalam work plan and budgeting (WPNB) tahun 2017. Jadi kita siap saja,” kata Erwin dalam acara media visit ke Kabupaten Bojonegoro,  Kamis 8 Desember 2016.

Selain itu, tembahnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) juga sudah setuju. Secara teknis Exxon sudah siap secara fasilitas, engineering, dan sebagainya. “Fasilitas kilang Banyu Urip walaupun kapasitas 185 ribu bph, tapi bisa untuk produksi sampai 200 ribu bph. Storage juga tidak perlu ditambah. Pipa juga sudah mampu mengalirkan 200rb bph," ujaranya.

Intinya tidak kilang tak perlu melakukan perubahan. Tidak perlu menambah investasi fasilitas. Paling, katanya, hanya biaya operasi meningkat tapi kecil. Peningkatan biaya itu antara lain untuk pengadaan bahan kimia dan pekerjaan maintenance yang harus lebih sering. 

Hanya saja, pihaknya sedang menunggu izin AMDAL (Analisa Mengenai Dampak Lingkungan) yang diterbitkan oleh Kementeria Lingkungan Hidup. “Jadi ya kami tinggal tunggu ini saja. Tapi kami juga belum bisa memastikan kapan ini akan terbit,” tandasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category