Profile

Donna M Priadi; Berusaha Menjaga Integritas Perusahaan

img title

Jakarta, petroenergy.id -- Sudah sekitar setengah tahun, Donna M. Priadi,  menjadi Director Government Affairs & Policy Director, General  Electric (GE) Indonesia. Menurutnya, ini bukan hal yang baru dan asing  karena sebelum bergabung ke GE, ia telah berkarier sebagai Communication & Relations Manager Pertamina Hulu Energi (PHE) ONWJ (Offshore North West Java & PHE WMO (West Madura Offshore).

“Bagi saya jabatan baru ini tidak jauh beda dengan yang sebelumnya. Dulu ilmunya tentang komunikasi dan public relations. Bedanya hanya dulu saya langsung berhubungan dengan media kalau sekarang tidak lagi,” katanya dalam suatu wawancara ekslusif belum lama ini dengan petroenergy, di kantornya, di Jakarta.

Donna menyatakan, dirinya saat ini lebih banyak menjalin komunikasi dengan berbagai pihak diluar Pemerintahan Indonesia. Misalnya dari Kedubes (Kedutaan Besar) Amerika, Perancis, Italia dan lain-lain.  Selain itu ia juga harus menjalin komunikasi dengan badan seperti PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) dan berbagai elemen lain.

“Selain dengan Kedubes setiap Negara, sebenarnya saya juga harus berkomunikasi dengan KADINnya seperti Amcham (American Chamber) dan agensi Pemerintahnya seperti USAID. Komunikasi ini resmi sebagai tugas saya di GE,” ujarnya.

“Mengapa ini semua saya lakukan. Karena sebagai wakil GE yang merupakan perusahaan global harus selalu bisa menjembatani semua komunikasi . Misalnya jika ada suatu “isyu” atau berita mengenai GE baik itu yang positif atau negative. Saya harus siap menjawabnya ini keluar,” lanjutnya.

GE, jelas Donna, sangat menjaga sekali reputasi intergritasnya sebagai Perusahaan yang “lurus” dalam berbisnis.  Apalagi selain dengan pihak swasta GE juga punya costumer dari Pemerintah atau perusahaan Negara, baik itu di ketenagalistrikan, infrastruktur, migas, aviasi, kesehatan dan sebagainya. Jadi menjaga integritas sebagai partner terpercaya adalah komitmen GE yang tidak bisa ditawar.

“Keinginan kami tetap menjadi mitra yang terpercaya bagi semua pihak,” tegasnya.

Disisi lain, Donna mengakui kalau dijabatan barunya ini maka beban dan tanggung jawabnya makin tinggi dan tantangannya juga makin banyak.  Tapi, menurutnya, ini justru menjadi motivasi dari Ibu 2 anak ini untuk makin giat belajar.

“Dulu kan waktu di PHE lebih banyak tentang migas saja, sekarang saya harus bisa juga paham apa itu industri listrik, aviasi, kesehatan, dan sebagainya yang GE ada core businessnya.  Jadi saya harus pelajari semua itu dari berbagai aspeknya. Tapi saya bersyukur dengan begitu room for improvement semakin banyak,” tambah dia.

Berlatar belakang pendidikan S1 di ITB (Institut Teknik Bandung) jurusan Arsitektur  dan S2 ke Amerika di University of San Francisco mengikuti MBA (Master in Business Administration  tahun 1997, telah menghantarkan Donna ke berbagai profesi dalam perjalanan karirnya.

“Namun sebenarnya bukan faktor pendidikan resmi juga saya bisa mendalami beberapa keahlian. Ada proses learing by doing yang saya lakukan ketika bekerja. Buktinya saya yang S1 Arsitektur harus bisa menggeluti dunia komunikasi pada awalnya,” jelasnya.

“Karena yang penting adalah kita harus tiap hari belajar. Belajar bukan hanya dari kampus saja tapi bisa juga dari hubungan kita dengan berbagai pihak dalam urusan kerja,” katanya.

Pada awal bekerja, Donna pertama kali di Wisma BNI 46 di bidang building management yang mengelola kantor. Belum setahun di bidang building management, Donna diminta untuk membantu teman yang bekerja di ARCO (sebelum diakuisisi British Petroleum-red) yang kantornya di daerah  Landmark,untuk menjadi arsitek karena kantor mereka akan pindah.

Di ARCO, Donna bertugas sebagai Facilities Management, khusus untuk proyek perpindahan kantor. Tugasnya, mulai dari mencari gedung,  spesifikasi gedung, maupun men-design. Di sini saya menerapkan ilmu arsitek sekaligus ilmu bisnis. Ilmu  bisnis terpakai karena dalam bidang ini ada kontrak yang harus ditandatangani, negosiasi harga, membuat  business plan, hingga ke approval ke BP Migas (sebelum menjadi SKK Migas-red).

Pada 2000, ARCO diakuisisi BP (British Petroleum) yang sedang membuat proyek LNG Tangguh di Papua. Saat itu Donna menjadi Project Engineer untuk membangun asrama dan fasilitas  lainnya.  Saat  ada lowongan di Divisi  Commercial, Donna mengajukan diri dan diterima. Di sini saya mulai bekerja di bidang yang juga sama. Dari Divisi Commercial,  Donna pindah tugakan ke Blok West Java (yang dikenal ONWJ) dengan divisi yang sama hingga 2011 dimana sudah menjadi milik PT PHE(Pertamina Hulu Energi). Donna pun diminta untuk menjadi Project Manager untuk proyek PHE Tower Building.

Donna memindahkan 4-5 perusahaan PHE yang berada di gedung Kwarnas, Jambi Merang, ONWJ dan lainnya tergabung menjadi satu gedung. Maka  mulai dari kontrak, persetujuan, fitting out, HSE System, dan selama pembangunan di 2012 hingga proses  perpindahan sekitar Februari 2013. Setelah proyek ini selesai, Donna diminta IGN Tenny Wibowo (Presdir PHE waktu itu ) menajdi Communication & Relation atau public relations, kemudian di 2014 diberi kepercayaan juga memegang Communcation & Relation PHE ONWJ.

Suka Olahraga Ekstrim

Ibu dua orang anak ini ternyata penggila olahraga ekstrim triathlon sejak tahun 2013. Donna mengaku gandrung olahraga ini dengan tiba-tiba saja tidak dibina dari sewaktu masih remaja.

“Kalau olahraga sejak sekolah sudah hobi sejak remaja. Olahraga bagi saya sudah jadi lifestyle dan kebutuhan. Seminggu bisa 3-4 kali berolahraga Jadi, tantangannya bagaimana mengatur waktu. Tapi Triathlon ini sejak umur saya 42 tahun,” katanya.

Donna memberanikan diri untuk triathlon pertama kali mulai 2013 di Bintan. Donna pernah mengikuti kejuaraan ini dari mulai yang di dalam Negeri sampai yang di Australia.

“Banyak yang bilang olahraga ini ekstrim karena ada berenang dilaut dan sebagainya. Tapi menurut saya ini justru sangat menarik karena tantangannya tinggi,” tandasnya. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category