Energy

Disinyalir 98 Perkerja Ilegal Asal China Berkeja di Proyek PLTU Tenayan, Riau

img title

Jakarta, petroenergy.id -  Ketua SP PLN Jumadis Abda menyoal tenaga kerja asing ilegal yang dipekerjakan di proyek pembangunan Pembagkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan di Pekanbaru Riau. Dia mengatakan, secara teknis sumbr daya manusia (SDM) dalam negeri cukup mumpuni dan terampil dalam mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh SDM asing dari China tersebut.

"Pekerjaan-pekerjaan jenis itu semuanya sudah kita kuasai. Artinya,  orang Indonesia sudah cukup mamapu untuk mengerjakannya. Karena itu tidak boleh lagi diserahkan kepada orang lain (Tenaga kerja asing asala China—red)), apalagi di Indonesia ini saat ini banyak pengangguran yang terpaksa harus cari kerja keluar negeri. Aneh, ada pekerjaan di Indonesia malah diserahkan ke SDM asing,” kata Jumadis saat demonstrasi bersama pekerja yang tergabung dalam SP PLN di Kantor Pusat PLN Jakarta, Rabu (25/1).

Berdasarkan hasil temua Departemen Tenaga Kerja kini  terdapat 98 orang pekerja asing yang kerja di proyek-proyek strategis pembangkit listrik, ini disinyalir sebagai akibat dari maraknya Independent Power Producer (IPP) pembangkit swasta yang ambil bagian dalam proyek pembangkit listrik 35.000 MW. Menurutnya, sebagian besar IPP tersebut mendapatkan pembiayaan melalui Loan China yang biasanya dipersyaratkan dengan memboyong pekerja mereka kesini.

"Ini yang kita tolak! jangan mempekerjakan tenaga kerja asing itu baik di IPP apa lagai di PLTU mlik PLN sendiri. Masalah Loan, itu soal lain! Karena itu didalam kontraknya harus tegas, kalau mereka mau menanamkan investasi di Indonesia, mereka harus pakai tenaga kerja Indonesia," kata Jumadis Abda.

Sementara itu, SP PLN dalam aksi demonya yang berlansung di halaman kantor pusat PLN tetap menuntut agar skema take or pay tenaga listrik milik IPP (Listrik Swasta) harus dievaluasi kembali untuk melihat mana yang lebih menguntung bagi PLN. Kalau take or pay ternyata lebih besar mudaratnya dari pada manfaatnya, maka itu harus dibatalkan saja, demikian tuntutan SP PLN. (mk)

 

 

 

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category