Investment

Cluster Industri Masela Dipastikan Ada Area Petrokimia

img title

Jakarta, petroenergy.id-- Dari program 6 cluster industri yang saat ini dicanangkan, Pemerintah akan menambah cluster industri baru yaitu dikawasan blok Masela. Cluster industri ini juga menyediakan area untuk kilang Petrokimia.

Sekretaris Jenderal INAplas (Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik) Fajar Budiyono mengatakan, pihaknya telah beberapa kali berdiskusi dengan pemerintah mengenai pengembangan industri di Blok Masela. Sejumlah investor juga telah menyatakan ketertarikannya untuk membangun pabrik petrokimia di kawasan tersebut.

"Kami meminta pemerintah menyiapkan infrastruktur transportasi untuk mengangkut hasil produksi industri ini. Caranya, dengan menyambungkan tol laut yang sudah ada ke Blok Masela sehingga biaya transportasi bisa semakin murah," kata dia di acara Inaplas di Hotel InterContinental, Jakarta, Selasa (07/03).

Untuk pilihan lokasinya akan ada 3 lokasi dari beberapa pulau. "Kalau bisa ini infrastruktur yang disiapkan pemerintah. Dan penting lagi, selesai ini dibangun tol laut harus nyambung. Kan sementara ini nggal lewat Masela, kalau ada tol laut jadi tidak masalah. Karena dia ke timur bawa bahan baku makanan, dan ke barat bawa bahan baku polimer. Bolak balik dapat," ujar dia

Disisi lain, Fajar juga meminta pemerintah harus memberikan kepastian pasokan dan harga gas sebagai bahan baku energi industri petrokimia dan harga keekonomian dihitung-hitung adalah sebesar USD 3,5.

"Itu penerimaan negara sama dengan kalau negara jual harga US$ 6.? Jadi tidak ada masalah di Masela yang penting ada kepastian stok dan formula harga. Karena kita kan 30 tahun. Karena kalau di masela kita bangun 1 pabrik saja, itu bisa dapat 500 ribu ton untuk polietilen dan polipropilen sekitar 700 ribu ton," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Olefin Inaplas Suhat Miyarso, investor bisa membangun komplek petrokimia di kawasan Blok Masela dengan kapasitas pengolahan 2 juta ton methanol yang dapat diubah menjadi sekitar 800 ribu ton olefin.

Untuk mendapatkan sekitar 2 juta ton methanol, Inaplas telah mengusulkan ke Pemerintah bahwa dibutuhkan pasokan gas dari Blok Masela sebesar 240 MMSCFD (juta kaki kubik per hari).

Selain itu pihaknya telah mengusulkan kepada Pemerintah agar gas yang dimanfaatkan untuk industri petrokimia sudah menjadi methanol yang dapat diolah oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) yang berpengalaman memproduksi methanol. "Setelah jadi methanol kita masuk untuk mengubah methanol menjadi olefin dan kemudian menjadi polyolefin dan turunannya," katanya dalam kesempatan yang sama.(adi)

 

 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category