Business

Citilink Belum Merasa Perlu Lakukan Hedging Avtur

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Albert Burhan CEO PT Citilink Indonesia, anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk yang melayani penerbangan low cost carrier (LCC) mengaku pihaknya belum berencana akan melakukan hedging (lindung nilai) bahan bakar avtur terkait kembali menguatnya harga minyak dunia dan juga momentum mudik Lebaran.

"Terkait hedging untuk avtur kita sudah pernah melakukuan beberapa kali, namun kita belum melihat lagi hal ini harus dilakukan lagi," ungkap Albert menjawab pertanyaan PetroEnergy di acara launching kerjasama Citilink dan PT Pertamina Retail terkait layanan pembayaran tiket pesawat Citilink di jaringan ritel Bright milik Pertamina yang diadakan di SPBU COCO MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (09/06).

Yang pasti, kata dia, terkait mudik lebaran ini akan ada kenaikan penumpang pada mudik Lebaran nanti, Oleh karena itu akan ada extra flight. Sebab jika pada hari-hari biasa kursi pesawat hanya terisi sekitar 80-85 persen, maka pada peak season seperti saat Lebaran kursinya akan selalu full. "Jadi kira-kira kebutuhan akan avtur dari Citilink saat Lebaran sekitar 15-20 persen nantinya," tambahnya.

Terkait Lebaran, tahun ini Citilink telah mendatangkan 2 dari 8 pesawat baru berjenis Airbus 320. "Pesawat akan datang bertahap hingga Desember 2016. Pertama bulan Februari, lalu Mei, Juli, 2 pesawat pada September dan 3 lagi pada Desember," pungkasnya (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category