Oil & Gas

Bengkanai PSC Mulai Produksi Gas Perdana Untuk PLTMG 155 Mw

img title


Jakarta, PetroEnergy.id -- Bill Higgs, Chief Operating Officer (COO) Ophir Energy Plc mengumumkan bahwa Ophir Indonesia Bengakanai Ltd yang tergabung dalam Bengkanai PSC bersama PT Saka Kalimantan Bengkanai, telah mulai produksi gas di lapangan Kerendan, Basin Kutai, Desa Karendan, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Lapangan ini akan memasok gas sekitar 3 sampai 5 juta MMSCFD kepada PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 155 Mega Watt.  Direncanakan produksi gas untuk listrik ini nantinya akan naik 20 MMMSCFD sesuai dengan nilai kontrak . Tahap pertama proyek ini akan komersial 122 BCF sesuai PJBG (Perjanjian Jual Beli Gas) yang ditanda tangani pada tahun 2011 lalu. Selain itu, dalam PJBG nantinya Ophir memiliki hak untuk peninjauan ulang kontrak untuk penambahan sebesar 320 BCF dari Kerendan.

"Kami sangat senang bisa memproduksi gas komersial pertama di Lapangan Kerendan. Ini merupakan produksi komersial pertama hidrokarbon dari Kalimantan Tengah." kata Bill dalam siaran persnya Selasa 13 September 2016.

Sebagai informasi, di Bengkanai PSC,  Ophir Energy memegang saham sebesar 70 persen dan sisanya 30 persen dimiliki oleh PT Saka Kalimantan Bangkanai. Kontrak efektif dimulai tanggal 30 Desember 2003 dan berakhir pada periode 30 Desember 2033. Luas area awal adalah 6.955 km persegi, namun sampai tahun ini luas areanya telah menjadi 4.521 km persegi. (adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category