Investment

Benahi Iklim Investasi Hulu Migas dari Sisi Penyederhaan Perizinan

img title

Jakarta, petroenergy.id - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Kementrian ESDM dalam hal ini Menteri SDM, Ignasius Jonan telah menandatangani pneyederhanaan perizinan.

Ketika berbicara pada acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Membenahi Iklim Investasi Hulu Migas Demi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional”, di Jakarta, Rabu kmarin, Wiratmaja Puja, memaparkan, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah menandatangani penyederhaan perizinan menjadi 6izin dari sebelmnya brjumlah 104 izin.

“Baru tadi siang (Rabu, kemarin 29/3--red) ditandatangani oleh Pak Menteri. Sekarang tinggal menunggu diundangkan. Nanti izin dari Ditjen Migas cukup 6 saja,” ujar Wiratmaja Puja. 

Menurutnya, Pemerintah terus melakukan upaya agar investasi migas terutama di hulu migas lebih menarik. Salah satunya adalah dengan penyederhaan perizinan tesebut.

Dirjen Migas, Wiratmaja Puja juga mengatakan bahwa pemerintah mengupayakan instansi terkait lainnya untuk dapat melakukan penyederhanaan izin yang jumlahnya mencapai ratusan tersebut, agar iklim investasi migas di Indonesia lebih menarik.

Pada diskusi yang berlangsung di Bimasena tersebut, Wiratmaja mengulas kembali bahwa salah satu yang menghambat investasi hulu migas selama ini adalah birokrasi yang berbelit-beli dan perizinan yang panjang. Akibatnya, aktivitas KKKS terus menurun.

Disamping itu, penawaran wilayah kerja (WK) migas yang ditawarkan Pemerintah juga kurang diminati calon investor. “Kita lelang WK-WK migas ini tidak terlalu diminati oleh deep player. Shell misalnya nggak ikut bid. Chevron, Exxon, tidakada yang ikut. Padahal kita berharap (banyak peminatnya),” kata Wiratmaja Puja.(mk).

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category