Maritime

Bakamla Kejar Penyelundup TKI di Batam, 19 Orang Diselamatkan di Hutan Bakau

img title

Petroenergy.id, BATAM - Sebanyak 19 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang terdiri dari 16 orang laki-laki dewasa, dua orang perempuan dewasa, dan satu orang anak balita laki-laki berhasil diselamatkan saat berada di hutan bakau perairan Tanjung Sauh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri)

Kepala Zona Maritim Barat Laksamana Pertama Bakamla RI Eko Murwanto mengatakan, gabungan Satgas Garda Lintas Batas bersama Satgas Trisula Bakamla di pangkalan patroli wilayah barat telah mengamankan TKI ilegal yang berjumlah 19 orang, Sabtu (9/5/2020) subuh.

Eko mengatakan, penyelamatan ini berawal dari informasi yang didapat dari Petugas APMM yang telah memonitor aktivitas speed boat bermuatan TKI di timur Malaysia yang telah bergerak ke selatan menuju Pulau Bintan.

Pengejaran Dini Hari

Kemudian, tiga unit kapal patroli Bakamla yang berada di sekitar Selat Singapura segera merespons informasi tersebut, lalu melaksanakan pencarian dan pencegatan.

Dari sana terpantaulah sekitar pukul 01.00 WIB, Sabtu (9/5/2020) dini hari, speed boat yang dicurigai membawa TKI memasuki wilayah perairan Pulau Bintan, selanjutnya dilaksanakan pengejaran.

"Kejar-kejaran pun terjadi, mulai dari bagian utara karang galang Bintan menuju kearah Pulau Tanjung Sauh, Batam," kata Eko melalui pesan WhatsApp, Rabu (13/5/2020).

Namun, sambung Eko, speed boat tersebut menghilang di perairan Pulau Tanjung Sauh, di mana lokasi tersebut banyak terdapat batu karang dan hutan bakau.

Tidak kehilangan akal, tim kemudian melaksanakan penyisiran di sekitar Pulau Tanjung Sauh, termasuk penyisiran di hutan-hutan bakau Tanjung Sauh.

19 TKI Ditemukan Sedang Bersembunyi

Tim gabungan yang lain pun melaksanakan pengejaran terhadap kemungkinan speed boat menghilang ke arah lain, tetapi speed boat tersebut tidak terpantau.

"Dari hasil penyisiran di hutan bakau perairan Tanjung Sauh, tim menemukan sejumlah TKI tersebut di sana yang sedang bersembunyi," jelas Eko.

Kemudian, 19 TKI tersebut diselamatkan dan dievakuasi ke pangkalan kapal patroli wilayah barat di Batam.

Setibanya di pangkalan, dilaksanakan tindakan protokol kesehatan Covid-19 dengan pemeriksaan suhu tubuh, pendataan dan penyemprotan cairan disinfektan, serta pemeriksaan suhu tubuh sejumlah TKI tersebut.

"Personel juga melakukan pemeriksaan barang bawaan guna memastikan tidaknya barang-barang yang terlarang, berupa narkoba atau lainnya," terang Eko.

Dari hasil pemeriksaan, 19 TKI tersebut akan menuju ke beberapa daerah asalnya, yakni NTT sebanyak tujuh orang, Jambi sembilan orang, Jakarta satu orang, Padang satu orang, serta Dumai satu orang. [babeh/kompas.com]

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category