Investment

Badan Pengusahaan Batam Kaji Penggunaan PLTN

img title

Jakarta, petroenergy.id - Badan Pengusahaan Batam masih melakukan studi tapak  untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang direncanakan menjadi penyedia sumber energi di kawasan itu.

Direktur Promosi dan Humas Badan Pengusahaan Batam, Purnomo Andiantono mengatakan, pihak sedang melakukan studi tapa. “Kami sudah melakukan studi tapak guna mengetahui lokasi yang tepat untuk pembangunan pembangkit tersebut,” katanya seperti dikutip energytoday edisi Selasa (4/5).

Menurutnya, studi dilakukan pada sejumlah pulau di Kota Batam antara BP Batam bekerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). “Proses pembangunan PLTN setidaknya membutuhkan waktu 10 tahun. Kami sudah melakukan pengecekan pada sejumlah lokasi terkait rencana tersebut,” katanya.

Purnomo Andiantono mengaku, belum dapat menyimpulkan kapan pembangunan pembangit sebagai sumber energi listrik Batam diwaktu mendatang tersebut.

“Kami bersama BATAN juga sudah menyelesailan prafeasibility study. Sesudah studinya selesai baru masuk tahap sosialisasi pada masyarakat. Jadi masih sangat panjang,” tambahnya. (yunus/mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category