Maritime

Asas Cabotage Harus Dilanjutkan

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Koordinator INCAFO, Idris Hadi Sikumbang mengatakan, kegiatan Forum Industri Kemaritiman Nasional pada hari ini, Rabu (9/11) bertempat di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta Pusat menyatakan penerapan asas “cabotage” secara konsisten yaitu kewajiban mengoperasikan kapal berbendera merah putih milik bangsa Indonesia di seluruh perairan Indonesia

Sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2005 tantang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional serta diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran."Forum ini menghadirkan para pelaku yang memiliki kepentingan langsung terhadap segala permasalahan yang dihadapi di sektor maritim nasional”, tutur Idris.

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (ILUNI FTUI), Teten Derichard, menyatakan ;“Dengan cabotage kita bisa memenangkan kompetisi hanya dengan cara saling menyokong untuk berdiri diatas kaki sendiri dan dimulai dengan berdaulat sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Sehingga, karena itulah, kami Ikatan Alumni Fakultas Teknik UI (ILUNI FTUI ) bersama pemangku kepentingan kemaritiman nasional kembali menggelar Forum Konsolidasi Industri Kemaritiman Nasional ke-enam bernama 6th INCAFO ( Indonesia Cabotage Advocation Forum) pada tahun 2016 ini ”, ujarnya.

Acara INCAFO ke 6 resmi dibuka oleh Menteri Perhubungan RI,  Budi Karya Sumadi yang memaparkan bahwa jumlah penduduk Indonesia 200.000 juta, tersebar di 17.000 pulau dengan lokasi sangat strategis, antara 2 samudera dan 2 benua berpotensi menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Harus berbenah diri dengan meningkatkan infrastruktur antar pulau, jalan harus dapat direalisasikan untuk mempercepat transportasi, dan sistem yang harus dimodernasi dengan standar nasional agar akses pelabuhan lebih baik, efisisensi kapal lebih baik, dan peningkatan manajemen pelabuhan .

Dilanjutkan dengan peresmian pusat studi kemaritiman Indonesia “Indonesian Maritime Center Indonesia”, MOU antara PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)/BKI dengan Indonesian Shipowners Association/INSA,Ikatan Perusahaan Industri Kapal & Sarana Lepas Pantai Indonesia/IPERINDO, PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Persero)/PELNI, dan Pelayaran Rakyat (Pelra), mengenai mengenai Kesempatan bersama untuk mendukung program pemerintah guna mewujudkan transformasi tol laut antara FTUI.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category