Energy

Arcandra Tahar Minta PoD Pengembangan Blok Abadi Dipercepat

img title

Jakarta, petroenergy.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, menyatakan, pembangunan proyek LNG di Blok Abadi, (Masela) akan dibangun di darat (onshore), dan Inpex Corporation tetap menjadi operatornya.

Ketika di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (15/8), Arcandra Tahar lebih jauh menambahkan, nilai investasi untuk pengembangan blok Masela hampir dapat pastikan turun. "Insya Allah investasinya turun," katanya.

Menurutnya, dalam rentang waktu dua pekan terakhir ini sudah ada tim yang bekerja untuk menyelesaikan final investment decision (FID) terkait investasi ini. "Saya minta tim tersebut untuk bekerja secepatnya. Jadi, tidak ada waktu yang terbuang. Itu yang dikerjakan mulai dari minggu kemarin," tandasnya.

Dia juga minta agar penyelesaian rencana pengembangan atau plan of development (PoD) proyek ini juga dipercepat. "Sampai sekarang data yang saya terima dua minggu lalu setelah meeting, capex, harganya turun signifikan," tegas Arcandra Tahar.

Ketika didesak pers, tapi Arcandra tidak bersedia menyebut angka penurunan investasi untuk pengembangan blok Abadi tersebut. Namun, sebelumnya memang ada kekhawatiran, penundaan penggarapan Blok Abadi di Masela ini akan membuat nilai investasinya mnjadi melambung.

Menurut perkiraan yang diumumkan SKK Migas, yaitu US$ 14,8 miliar untuk kilang offshore dan US$ 19,3 miliar untuk onshore, ini adalah angka perkiraan 'kelas 4', yang perubahannya bisa sampai 50%.

Angka akurat baru bisa dibuat jika Plan of Development (PoD) baru yang diajukan oleh kontraktor Blok Masela, Inpex, disetujui pemerintah. Setelah itu dibuat Front End Engineering Design (FEED). (mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category