Energy

Arcandra Tahar, Apresiasi Kehadiran Komponen Lokal Dalam Pameran IIGCE 2016

img title

Jakarta, petroenergy.id - The 4th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2016 berlangsung mulai 10-12 Agustus 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dngan mengusung tema 'Innovative Breakhtrough to Achieve 7.000 MW Geothermal Development by 2025'.

IIGCE 2016 dibuka oleh Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK). Dalam pidatonya, JK ,mengatakan, energi geotermal akan menjadi energi prioritas dalam mengembangakan energi baru terbarukan ke depan.

"Saya mengharapkan geotermal jadi bagian prioritas. 10 tahun yang akan datang kita punya 23 persen renewable energy. 50 persen dari PLTU, 25 persen dari gas, dan 25 persen dari EBT," kata Jusuf Kalla, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (10/8).

Sementara,  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, yang mendamping Wapres JK, ketika itu  mengtakan, sesuai komitmen Indonesia pada COP 21 di Paris tahun Ialu mengenai penurunan emisi karbon, maka pengembangan energi panas bumi harus didorong dan dipercepat. Karenanya sangat diharapkan adanya masukan dari forum IIGCE.

Dalam jumpa pers yang berlangsung di Plenary Lounge 3, JCC, Arcandra Tahar, menegaskan, akan mereview ulang strategi pengembangan panas bumi, termasuk memastikan kehandalan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidangan penguasaan teknologi panas bumi.

"Diharapkan, melalui IIGCE 2016 ini, pemerintah memperoleh masukan-masukan. Masukan ini kita evaluasi,  aapakah sudah sesuai dengan business process," kata Arcandra Tahar.

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana, menambahkan, pemerintah telah memberikan kondisi yang Iebih kondusif bagi para pengembang panas bumi dengan memperbaharui regulasi panas bumi, penyederhanaan sejumlah perizinan, dan sentralisasi birokrasi.

"Saat ini pengelolaan panas bumi sudah dapat dilakukan pada hutan konservasi. Selain itu EBTKE akan melakukan tender 30 WKP untuk periode 2016 sampai 2018. Pemerintah juga sedang menyiapkan regulasi Penugasan Survei Pendahuluan Eksplorasi (PSPE). Berbagai upaya ini dilakukan untuk mempercepat pengembangan energi Panasbumi," kata Rida Mulyana

Dalam kesempatan jumpa pers  yang dihadiri oleh Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi, Abadi Poernomo dan Ketua Panitia Pelaksana IIEGC 2016, Arcandra Tahar, mengatakan, bersyukur bahwa pengembangan panas bumi Indonesia telah banyak melibatkan komponen local.

“Alhamdulillah…tadi saya meliat di stand-stand di pameran IIEGC 2016,  banyak komponen local yang terlibat. Ini sebuah kemajuan yang harus kita dukung,” pungkasnya. (mulkani)

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category