-->

Other

4 Karyawan PT Timah dan 1 Karyawan PLN Menjadi Korban Pesawat Naas Lion Air JT 610

img title

petroenergy.id, Jakarta - Direktur Utama PT Timah Tbk. Mohammad Riza Pahlevi, menyatakan duka cita mendalam atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkalpinang, Senin (29/10).

Berdasarkan informasi, terdapat empat karyawan PT Timah Tbk yang menumpang pesawat tersebut.

’’Atas nama pribadi dan mewakili perusahaan, saya mengucapkan ikut berbela sungkawa atas insiden ini, duka mendalam kepada seluruh keluarga penumpang pesawat Lion Air. Kita doakan bersama semoga Allah SWT melindungi para penumpang dan juga kepada tim Basarnas yang sedang bertugas diberikan kemudahan. Khusus untuk korban karyawan PT Timah, semoga keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan. Saat ini mari kita panjatkan doa untuk rekan kita ,’’ tutur Riza dalam keterangan resminya, Senin (29/10).

Riza menambahkan, keempat karyawan PT Timah tersebut merupakan karyawan yang selalu bekerja penuh dedikasi. Kabar insiden ini, tentu saja sangat mengejutkan dirinya dan seluruh manajemen PT Timah.’’Saat ini kami masih menunggu kabar lebih lanjut dari Basarnas, semoga rekan2 yg bertugas diberikan kemudahan’’ ujarnya.

Informasi sementara yang didapat, selain empat karyawan PT Timah, ada lima rekan yang bertugas di RSBT. Sebagai tambahan informasi, Pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak sekitar pukul 06.33 WIB pagi tadi. Pesawat ini diduga kuat jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, 1 anak dan 2 bayi. Awak pesawat terdiri dari 2 penerbang dan 5 awak kabin.

Karyawan PLN

Semetara, pada peristiwa yang sama, musibah pesawat JT 610 milik maskapai Gurup Lion Air tersebut, menimpa karyawn PT PLN (Persero), Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra.

Segenap pimpinan dan keluarga besar PT PLN (Persero) menyampaikan duka yang mendalam atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 tujuan Jakarta - Pangkalpinang tadi pagi, Senin (29/10).

I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication & CSR, mejelaskan,  informasi yang terima, terdapat pegawai PLN UPDK Bengkulu, Rizal Gilang Perkasa Sanusi Putra, bersama istri (Wita Seriani) dan putrinya (Kyara Aurine Daniendra) yang masuk dalam  daftar penumpang pesawat.

Pegawai yang baru memasuki masa kerja 3 tahun ini dikabarkan hilang atau lost contact pada pukul 06.33 WIB.

“Kabarnya Gilang sedang mengambil cuti dan berniat pulang ke rumah keluarga di Sungai Liat, Bangka Belitung bersama keluarga. Namun pagi tadi pesawatnya hilang contact,” kata I Made Suprateka.

I Made Suprateka.mengajak segenap karywan PLN berdoa agar semua  jazat penumpang pesawat naa situ segera ditemukan: " Kita doakan bersama semoga semua penumpang segera dapat ditemukan, amiin." (Mk)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category