Energy

2.500 Desa Segera Tersentuh Listrik

img title

Jakarta, petroenergy.id - Sebanyak  2.500 desa yang belum tersentuh pasokan listrik  mendapat perhatian pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineeral, Ignasius Jonan, menginstruksikan PT PLN untuk segera menerangi desa-desa tersebut.

Penegasan menteri Jonan itu dikemukakan di depan Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir,  Kamis (8/12/2016) siang dalam acara Diskusi Akhir Tahun Ketenagalistrikan: Kinerja 2016 dan Outlook 2017 di Mercantile Athletic Club, World Trade Centre 1, Jakarta.

Bukan hanya terhadap 2.500 desa perhatian ditujukan, tetapi Menteri Jonan juga meminta perhatian PLN terhadap  10.000 desa yang saat ini belum mendapatkan pasokan listrik secara optimal. “Masih byar-pet, tapi kita fokus untuk 2.500 desa dulu,” ujar menteri.

Salah satu upaya percepatan menerangi desa-desa yang masih ‘gelap’ itu, Menteri Jonan mengajak pengusaha untuk ikut ambil bagian.  Pasalnya, Kementerian ESDM menargetkan pada 2017 setidaknya capaian elektrifikasi di Indonesia sudah bisa mencapai  97%.

Capai 70.000 MW

Dengan optimistis Menteri Jonan juga mengatakan bahwa  kapasitas terpasang dan cadangan listrik hingga 2019 akan berada di level 70.000 MW.  

"Tenaga listrik yang terpasang dan dipakai saat ini sekitar 51.000 MW. Kita akan tambah sekitar 19.000 MW, jadi target hingga 2019  itu 70.000 MW," terang Jonan dalam acara yang berlangsung begitu santai.

Pemerintah belakangan menurunkan target  pembangunan mega proyek pembangkit  35.000 MW menjadi 19.000 MW. Hal ini didasarkan asumsi rata-rata pertumbuhan ekonomi dalam tiga tahun ke depan akan ada di kisaran 5% - 6%.

Jonan juga mengingatkan agar PLN mengelola listrik atas dasar kebutuhan, dan hendaknya juga pembangunan pembangkit, transmisi dan gardu induk dilakukan dalam jarak yang tidak terpaut jauh, sehingga tidak terjadi listrik ‘byar-pet’. (san)

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category