Company

Sumur Panasbumi Baturraden Milik PT SAE Segera Di Bor

img title
Jakarta, petroenergy.id -- Setelah memenangkan tender WKP (Wilayah Kerja Panasbumi) di area total seluas 2400 hektar di Gunung Slamet, Purbalingga, Jawa Tengah pada tahun 2012 lalu, PT Sejahtera Alam Energy (SAE) yang merupakan Perusahaan patungan antara STEAG PE Gmbh (Jerman) sebesar 75% dan PT Trinergy sebesar 25%, akhirnya mulai mempersiapkan pengeboran sumur untuk proyek PLTP 2x110 MW (Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi) Baturraden untuk tahap 1.
 
"Ya, setelah melakukan proses survei termasuk dengan perangkat 3G, kami memutuskan akan mulai membor tahun ini. Rig sudah berdiri tinggal dioperasikan. Infarstruktur pendukung seperti jalan ke well pad sepanjang 27  kilometer dan tempat lainya pun sudah siap," kata Daniel Moelk President Direktur PT SAE di Jakarta (4/8).
 
Pemboran tersebut, lanjut Daniel, akan dilakukan oleh Haliburton dengan menggunakan drilling rig 2000 horse power dari Apexindo. Pemboran yang akan dilakukan sedalam 3500 meter ini, untuk SDM dan alatnya akan dilakukan oleh para kontraktor dengan standar tinggi dalam menjaga lingkungan termasuk dari sisi HSE (Healthy, Safety andEnvironmental).
 
Ditambahkannya ; "Rencana pemboran ini telah diketahui oleh para pemegang saham kami di Jerman, apalagi STEAG PE Gmbh merupakan perusahaan terbuka jadi harus benar-benar transparan dalam laporannya. Intinya mereka mendukung kami melakukan hal ini dan melihat potensi Panasbumi di Indonesia sangat menjanjikan."
 
Disisi lain, PLTP ini akan dipasang 4 turbin pembangkit sebesar 55 Mw. Proyek ini akan terhubung dengan grid Jawa Bali sesuai ke Gardu Induk (GI)​ Bumiayu. PT SAE akan membangun transmisi listrik sejauh 17 Km ke GI tersebut. Harga PPA nya telah disetujui dengan nilai 9,47 sen per Kwh.
 
"Namun kami belum memutuskan siapa yang akan membangun PLTP nya nanti termasuk dari sisi pengadaan barangnya," ujar Daniel
 
Asal tahu saja, Proyek Baturraden ini berada di lima Kabupaten di Jawa Tengah yaitu ; Banyumas,  Purbalingga, Tegal, Brebes dan Pemalang.  Dalam ongoing projectnya, PT SAE telah menghabiskan senilai   USD 30 juta dari total rencana nilai proyek sebesar  USD 880 juta termasuk untuk pembangunan PLTP.
 
"Saat ini untuk pembiayaan kami masih mengandalkan dari STEAG PE Gmbh. Namun tak menutup kemungkinan setelah COD kami bisa mendapatkan pembiayaan dari luar termasuk bank," tandasnya. (adi)
 

 

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category

Whoops, looks like something went wrong.