Energy

Rosneft Harapkan Pertamina Lakukan Eksplorasi di Ladang Minyak Rusia

img title

Sochi-Rusia,  petroenergy - Presiden Joko Widodo, Jumat (20/5) melakukan pertemuan dengan CEO Rosneft, Igor Sechin beserta rombongan di Hotel Radisson Blu, Sochi, Rusia. Presiden didampingi antara lain Menko Perekonomian, Darmin Nasution dan Menteri BUMN, Rini Soemarno.

www.setkab.go.id  yang dikutip migas.esdm.co.id Senin (23/5) memberitakan, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, CEO perusahaan multinasional terbesar yang dimiliki oleh pemerintah Rusia yang menghasilkan berbagai macam produk perminyakan ini berharap untuk dapat bekerja sama dengan Pertamina dalam membangun kilang minyak di Tuban, Jawa Timur, dengan total investasi sebesar US$ 13 miliar dan kapasitas produksi sebesar 320 ribu barel per hari.

Selain itu, Rosneft juga mengharapkan  agar Pertamina dapat berperan serta dalam penambangan minyak di Rusia untuk kemudian dibawa ke Indonesia sebagai cadangan minyak nasional.

“Kita memang sudah melakukan pembicaraan cukup dalam dan mereka (Rosneft--red) berkomitmen bahwa Pertamina dapat turut berpartisipasi di ladang-ladang minyak di Rusia,” tandas Menteri BUMN, Rini Soemarno dalam keterangan persnya usai pertemuan tersebut.

Pemerintah Indonesia, lanjut Rini, saat ini sedang melakukan studi kelayakan terhadap ladang-ladang minyak Rusia tersebut dan menemukan kesimpulan bahwa ladang tersebut layak untuk digunakan.

“Potensinya kita targetkan 200 juta barel total, tapi harapannya dapat 35 ribu barel per hari,” ujarnya.

Dalam pertemuan, seperti diutarakan Menteri BUMN, Presiden menekankan agar kesepakatan pembangunan kilang di Tuban tersebut dapat segera diselesaikan agar nota kesepahaman dapat ditandatangani pada hari Kamis (26/5) di Jakarta.

“Kita targetkan dapat membangun penuh di 2018, kemudian Presiden menekankan bahwa seharusnya bisa dilakukan di akhir 2017. Mereka beri janji kepada Presiden akan bekerja sekeras mungkin untuk bisa mencapai target yang diharapkan,” tandas Rini.

Namun demikian, ujar Menteri BUMN, Presiden Jokowi mencari kemungkinan apakah selain kerja sama pembangunan kilang, pihak Rosneft dapat bekerja sama dalam pembangunan storage atau tempat penyimpanan cadangan minyak di Indonesia.

“Mereka (Rosneft) mau memberikan komitmen itu, bahkan mereka ingin menjadikan Tuban sebagai kota penghubung perdagangan minyak,” ujarnya.

Rini juga menambahkan, Presiden amat senang dengan kemungkinan kerja sama yang memungkinkan Indonesia punya cadangan minyak nasional di negeri kita sendiri.

Dirut Pertamina, Dwi Soetjipto, yang turut hadir dalam keterangan pers tersebut menambahkan bahwa dalam kerja sama antara Rosneft dengan Pertamina nantinya, Pertamina akan memiliki peran yang lebih besar. Senada dengan apa yang dikatakan Dirut Pertamina, Rini Soemarno juga menerangkan bahwa bentuk kerja sama antara keduanya akan berupa joint venture. mk

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category