Other

Pemprov Sumsel Berencana Bangun Conveyor Belt

img title

Jakarta, petroenergy.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan  berencana membangun conveyor belt, guna  mengatasi persoalan transportasi yang sudah menahun. Rencana ini disambut positif pelaku pertambangan batubara.

Adalah Asosiasi Pertambangan Batubara Sumatera Selatan yang menyatakan secara terbuka mendukung rencana pemerintah tersebut. Disambut positif karena  selama ini proses pengangkutan batubara hanya dilakukan dengan menggunakan truk.

“Ini jelas tidak efektif karena membutuhkan waktu cukup lama, sehingga proses pengangkutan tidak optimal," tandas Dewan Pembina Asosiasi Pertambangan Batubara Sumatera Selatan, Andi Asmara, beberapa waktu lalu di Palembang.

Apalagi, tambah Andi, truk batubara yang melewati jalan umum dibatasi aktivitasnya dari pukul 18.00 WIB sampai 06.00 WIB. Akibatnya, perusahaan batubara di Sumsel hanya bisa mengangkut sekitar empat juta ton  batubar, jauh dari prediksi produksi di awal tahun yakni sekitar 10 juta ton  per tahun.

Dengan adanya conveyor belt, menurut Andi,  produksi sejumlah perusahaan batubara dipastikan dapat meningkat dari semula 4 juta ton menjadi 21 juta ton per tahun.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dikabarkan akan membangun conveyor belt sepanjang 213 kilometer dari Kabupaten Lahat menuju Pelabuhan laut Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin. Tujuannya  untuk memudahkan pengangkutan batubara.

Seperti  diinformasikan Kepala Bidang Pertambangan Umum, Dinas Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan, Aries Syafrizal, saat ini pemerintah Sumsel tengah membahas rincian pembangunan  conveyor belt dengan investor. (san*)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category