Oil & Gas

Kementerian ESDM Tengah Siapkan Permen Open Data

img title

Jakarta, petroenergy.id – Pemerintah tengah menyiapkan peraturan menteri (Permen) Open Data untuk membuka data-data minyak dan gas bumi seperti data seismic.

Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, Indonesia ingin meniru Norwegia yang membuka data-data migasnya. Kebijakan ini memancing para ahli geologi di berbagai penjuru dunia untuk meneliti potensi migasnya dan dalam waktu sekitar 5 tahun, Norwegia telah berhasil menemukan cadangan-cadangan besar.

“Sekarang kita sedang menyiapkan Permen Open Data orang dari seluruh dunia,  melihat data kita. Selanjutnya jika tertarik, bisa datang bersama perusahaan ke Indonesia untuk melakukan studi lanjutan, lelang dan sebagainya,” kata Wiratmaja seperti dikutip migas.esdm.go.id Edisi Senin (9/5).

Menurutnya, saat ini data migas sulit diketahui orang dan itu pun harus datang ke Indonesia memakan biaya. Hal ini membuat iklim investasi menjadi kurang atraktif. Padahal, kata Wiratmaja, berdasarkan kajian para ahli geologi, Indonesia masih memiliki banyak cadangan migas yang besar, yaitu diantaranya di Sumatera, Jawa, Kalimantan, sekitar Sulawesi, Papua dan laut dalam Maluku.

Menyinggung data migas yang dimiliki Indonesia, menurut Wiratmaja, masih  bervariasi. Ada yang bagus sekali, namun ada juga yang kurang bagus, masih kasar atau bahkan ada yang sama sekali belum memiliki data. mulkani

 

 

ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category