Company

Hino Siap Sediakan Mobile Rig Truck Untuk Pengeboran CBM

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- SKK Migas dan Ditjen Migas sudah merubah berbagi persyaratan untuk standar pengeboran CBM (Coal Bed Methane), dimana dapat digunakan tidak hanya rig untuk pengeboran migas, tetapi juga rig untuk tambang dengan syarat rig tersebut memiliki SKPI (Sertifikat Kelayakan Pemasangan Instalasi) dan SILO (Surat Ijin Layak Operasi), serta sudah dilakukan kajian resiko pemboran atau hazard assestment.

Ini menjadikan pengeboran CBM nantinya tidak harus menggunakan BOP tetapi cukup dengan menggunakan Diverter. Diverter tersbut bisa diangkut dengan mobile rig truck.

Menanggapi hal ini Santiko Wardoyo, Direktur Marketing PT Hino Motor Indonesia menyatakan bahwa pihaknya siap saja menyediakan berbagai jenis truk jika ada perusahaan pemboran migas yang membutuhkan truk untuk keperluan pengeboran ini.

"Memang ini hal yang baru untuk kami di Indonesia. Tapi kita siap saja kok asalkan mengikuti beberapa ketentuan dari kami juga jika ingin modifikasi. Sebab kami ada standar baku juga untuk keselamatan truk," kata Santiko kepada PetroEnergy beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ditambahkannya, beberapa varian untuk heavy duty truck dari Hino bisa saja menunjang kinerja operasi migas di Indonesia. "Kita akan kaji untuk ini," tambahnya.

Asal tahu saja, satu contoh mobile rig truck adalah yang dimiliki LEMIGAS dimana kemampuan prototipe ini dirancang setara dengan rig migas berkapasitas 440 HP (horse power) dan dapat melakukan pemboran hingga kedalaman 1.500 meter.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category