Investment

Reklasasi Ekspor Konsentrat Buat Investasi Smelter Tak Dipercaya

img title

Jakarta, PetroEnergy.id -- Ketua Bidang Energi dan Pertambangan BPP Hipmi Andhika meminta pemerintah berhati-hati dalam membuka keran ekspor konsentrat. Pasalnya, relaksasi ini menyangkut kepercayaan dan masa depan investasi smelter jangka panjang.

“Jangan sampai relaksasi ini menggerus keyakinan investor bagi masa depan investasi smelter di Tanah Air,” ujar Andhika di Jakarta 14 September 2016.

Andhika mengatakan, pemerintah harus berhati-hati dan mengelola dengan benar kebijakan ini bila hendak diterapkan. “Jangan sampai investor menangkap kesan regulasi kita ini sangat lentur oleh sebab ada berbagai kepentingan sehingga investor menjadidistrust kepada regulator,” pungkas Andhika.

Dia mengatakan, nilai investasi di smelter saat ini sudah cukup besar. Nilainya telah mencapai Rp 156 triliun atau sekitar 27 proyek smelter. Sebab itu, pemerintah harus menjaga investasi ini. Bila timbul ketidakpastian, dampak dari rusaknya investasi smelter ini sangat besar diantaranya akan menimbulkan kredit macet yang besar serta penghentian pembangunan dan investasi.

“Komitmen pemerintah juga akan hancur, bikin regulasi apa saja ntar ga dipercaya lagi sama investor,” pungkas Andhika. Sebab itu, Andhika meminta agar semua pihak taat pada amanah dari Peraturan Menteri ESDM 1/2014 tentang Larangan Ekspor Mineral Mentah ke Luar Negeri. Jika aturan tersebut dikerjakan, terhitung sejak 11 Januari 2017, tidak boleh ada lagi ekspor.

Permen itu muncul karena kewajiban membangun smelter dengan deadline 2014 tidak bisa dipenuhi. Permen ini merupakan kelanjutan dari UU Minerba 4/2009. UU ini meminta pelaku usaha melakukan pemurnian dalam jangka empat tahun sejak aturan dibuat.

Tapi, tujuh tahun setelahnya, beberapa perusahaan seperti PT Freeport Indonesia, Newmont Nusa Tenggara, dan beberapa pemegang izin belum mewujudkan perintah UU tersebut. Beberapa kali malah mendapatkan dispensasi ekspor konsentrat.(adi)

ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small ads-small

Job Posting

No job posted

Oil Price

Exchange Rate

All Category